Rabu, 20 Maret 2013

PERATURAN SERVIS

29 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Servis

Servis Ding NingPada pertandingan tenis meja, peraturan yang paling banyak dilanggar adalah peraturan mengenai servis. Jangankan pemain lokal atau nasional, bahkan pemain nomor 1 dunia putri saat ini, Ding Ning berkali-kali mendapat peringatan dan fault gara-gara masalah servis hingga pelatihnya Kong Linghui memaksa Ding Ning belajar servis backhand. Berikut ini adalah 29 hal yang diperhatikan oleh wasit ketika pemain melakukan servis yang menentukan apakah servis tersebut let ataupun fault.
Kita kutip dulu peraturan resmi ITTF 2012/2013 mengenai servis:
"2.06 SERVIS
2.06.01 Servis dimulai dengan bola diam berada di atas permukaan telapak tangan yang terbuka dari tangan bebas pelaku servis (siap untuk dilambungkan).
2.06.02 Pelaku servis harus melambungkan bola secara vertikal ke atas, tanpa putaran, sehingga bola naik minimal 16 cm dari permukaan telapak tangan bebas, kemudian turun tanpa menyentuh apapun sebelum dipukul.
2.06.03 Pada saat bola turun, pelaku servis harus memukulnya sehingga menyentuh mejanya terlebih dahulu dan setelah melewati net atau mengelilingi net kemudian menyentuh meja dari penerima; pada permainan ganda, bola harus menyentuh bagian kanan dari masing-masing meja pelaku servis dan penerima secara berurutan.
2.06.04 Dari mulai servis hingga bola dipukul, bola harus berada di atas perpanjangan permukaan meja permainan (di belakang batas akhir meja) pelaku servis, dan bola tidak boleh dihalangi dari pandangan penerima oleh pelaku servis atau pasangan gandanya atau apa saja yang mereka bawa atau pakai.
2.06.05 Segera setelah bola dilambungkan, lengan dan tangan bebas pelaku servis harus disingkirkan/ditarik dari ruang antara bola dan net.
Catatan: Ruang antara bola dan net (net dan tiang penyangga) ditentukan oleh bola yang dilambungkan.
2.06.06 Menjadi tanggung jawab pemain untuk melakukan servis agar wasit atau pembantu wasit dapat diyakinkan bahwa servisnya sesuai peraturan dan demikian juga untuk memutuskan bahwa servisnya tidak benar.
2.06.06.01 Jika wasit atau pembantu wasit ragu atas keabsahan suatu servis, maka pada kesempatan pertama pada pertandingan tersebut, dapat menghentikan pemainan dan memperingatkan pelaku servis; tetapi untuk servis yang meragukan berikutnya yang dilakukan oleh pemain atau pasangannya harus dinyatakan tidak benar/sah.
2.06.07 Pengecualian, wasit dapat melonggarkan persyaratan servis yang baik jika diyakini bahwa rintangan tersebut disebabkan oleh kemampuan fisik yang tidak normal (cacat)."

Berikut ini 29 Hal yang perlu diperhatikan dan menjadi pertimbangan wasit ketika melakukan servis:
Sudahkah servis dilakukan setelah wasit selesai menyebut skor?
Sudahkah papan skor menunjukkan skor yang benar?
Tidak ada penundaan ketika melakukan servis?
Apakah pelaku servis sudah benar (ganda)?
Apakah penerima servis sudah benar (ganda)?
Sudah siapkah penerima servis?
Adakah keringat atau cairan di raket?
Adakah keringat atau cairan di bola?
Adakah keringat atau cairan di meja?
Apakah posisi telapak tangan yang memegang bola terbuka?
Kondisi bola bebas diam?
Sudahkah posisi bola di atas meja?
Sudahkah posisi bola di belakang 
batas akhir meja pelaku servis?
Apakah pelaku servis berhenti dulu sebelum melambungkan bola?
Sudahkah melambung 16 cm?
Apakah sudut lambung bola mendekati vertikal?
Apakah ada putaran di bola yang dihasilkan oleh tangan yang melambungkan bola?
Apakah bola menyentuh sesuatu / apa saja selain raket sebelum dipukul?
Apakah bola dipukul saat turun?
Apakah dipukulnya di belakang 
batas akhir meja pelaku servis?
Apakah dipukul dengan sisi raket yang ditempel karet?
Apakah sudah menyentuh sisi meja pelaku servis?
Apakah menyentuh net?
Apakah sudah menyentuh sisi meja penerima servis?
Ganda: dari sisi kanan ke sisi kanan?
Apakah bola terhalang oleh pelaku servis?
Apakah bola terhalang oleh pasangan ganda pelaku servis?
Tangan bebas langsung disingkirkan/ditarik ketika bola sudah dilambungkan?
Apakah servis terlihat jelas oleh wasit?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar